Langsung ke konten utama

Tenses dalam Hindi bag I

KAAL (Bag. 1)
(Kala...)
Dalam bahasa Inggris, dikenal sebuah bentuk kata kerja yang digunakan untuk menunjukkan  waktu terjadinya sebuah perbuatan, kegiatan atau peristiwa. Ada 16 tenses dalam bahasa Inggris. Sama seperti bahasa Inggris, bahasa Hindi juga punya tenses atau kala yang digunakan untuk menunjukkan waktu terjadinya sebuah perbuatan, kegiatan, atau peristiwa. Tenses dalam bahasa Hindi punya fungsi yang sama dengan tenses dalam bahasa Inggris, yang membedakannya hanyalah pola kalimatnya saja. Jika pola kalimat bahasa Inggris adalah Subject + Verb + Object (SVO), maka pola kalimat bahasa Hindi adalah Subject + Object + Verb (SOV). Pola kalimat bahasa Hindi berbeda dengan pola kalimat bahasa Inggris atau bahasa Indonesia. Maka dari itu, kita tidak akan menemukan kalimat 'Aku makan nasi' dalam bahasa Hindi, melainkan kita akan hanya menemukan kalimat 'Aku nasi makan' dalam bahasa Hindi. Ini memang akan terlihat membingungkan bagi para pemula tapi jika kalian sudah terbiasa dengan pola kalimat bahasa Hindi, semua akan terasa mudah.
Lalu, tenses apa sajakah yang terdapat dalam bahasa Hindi?
Ayo kita bahas satu per satu!
1). Simple Present Tense
Simple present tense adalah bentuk kala yang digunakan untuk menyatakan fakta, kebiasaan atau kegiatan yang dilakukan pada saat sekarang. Untuk membuat kalimat simple present tense dalam bahasa Hindi kita hanya perlu menghilangkan akhiran -na pada kata kerja dan menggantikannya dengan akhiran -ta/-ti/-te.
Apa perbedaan dari ketiga akhiran itu kak?
Jawabannya adalah..
- Akhiran -ta digunakan jika si pembicara atau orang yang dibicarakan berjeniskelamin laki-laki dan hanya berjumlah satu orang.
- Akhiran -ti digunakan jika si pembicara atau orang yang dibicarakan berjeniskelamin perempuan yang berjumlah satu atau lebih dari satu orang.
- Akhiran -te digunakan jika si pembicara atau orang yang dibicarakan berjeniskelamin laki-laki yang berjumlah lebih dari satu orang.
Rumus: S + O + akar kata kerja + akhiran -ta/-ti/-te + to be.
Contoh:
- I write a story : aku menulis sebuah cerita :
Main ek kahaani likhta hoon / main ek kahaani likhti hoon
- We write her name on a paper : Kami menulis namanya pada sebuah kertas :
Hum uska naam kagaaz par likhte hain / Hum uska naam kagaaz par likhti hain
- Does she write a story? : Apa dia menulis sebuah cerita? :
Kya woh ek kahani likhti hai?
………
2). Present Continuous Tense
Present continuous tense adalah bentuk kala yang digunakan untuk menyatakan sebuah kegiatan yang 'sedang' dilakukan. Untuk membuat kalimat present continuous tense kita hanya perlu menghilangkan akhiran -na pada kata kerja dan tambahkan kata 'raha' / 'rahi' / 'rahe' setelah akar kata kerja yang ingin kita gunakan.
Apa perbedaan dari ketiga akhir itu kak?
Jawabannya adalah..
- 'Raha' digunakan jika si pembicara atau orang yang dibicarakan berjeniskelamin laki-laki dan hanya berjumlah satu orang.
- 'Rahi' digunakan jika si pembicatan atau orang yang dibicarakan berjeniskelamin perempuan yang berjumlah satu atau lebih dari satu orang.
- 'Rahe' digunakan jika si pembicara atau orang yang dibicarakan berjeniskelamin laki-laki yang berjumlah lebih dari satu orang.
Rumus: S + O + akar kata kerja + raha/rahi/rahe + to be.
Contoh:
- They're studying hindi : Mereka sedang belajar bahasa Hindi :
Ve hindi sikh rahe hain / ve hindi sikh rahi hain
- I'm listening a hindi song on my phone : Aku sedang mendengarkan sebuah lagu Hindi dalam ponselku :
Main apna phone par ek hindi ki geet sun raha hoon / main apna phone par ek hindi ki geet sun rahi hoon
- Are you writing a story? : Apa kau sedang menulis sebuah cerita? :
Kya tum ek kahani likh rahe ho? / kya tum ek kahani likh rahi ho?
………
3). Present Perfect Tense
Present perfect tense adalah bentuk kala yang menyatakan sebuah kegiatan atau peristiwa yang dilakukan di masa lalu dan selesai dikerjakan pada masa kini. Untuk mebuat kalimat present perfect tense dalam bahasa Hindi kita hanya perlu mengubah kata kerja menjadi bentuk lampau dan subjek dari kalimat ini harus diberi akhiran -ne jika kata kerjanya merupakan kata kerja transitif atau kata kerja yang membutuhkan objek.
Rumus: S + O + bentuk lampau dari kata kerja + to be.
Contoh:
- I've eaten 2 apples : Aku sudah makan dua apel :
Maine do seb khaya hai / maine do seb khayi hai
('Khaya' / 'Khayi' adalah bentuk lampau dari kata kerja 'Khana' yang memiliki arti 'Makan'...)
- You've drunk a cup of milk : Kau sudah minum segelas susu :
Tumne ek pyala doodh piya hai
('Piya' adalah bentuk lampau dari 'Peena' yang artinya 'Minum'...)
- I've bought three potatoes : Aku sudah membeli 3 kentang :
Maine teen aloo khareede hain
('Khareede' adalah bentuk lampau dari 'Khareedna' yang artinya 'Membeli'...)
- Have you bought a dictionary? : Apa kau sudah membeli sebuah kamus? :
Kya tumne ek shabkosh khareede hai?
……
NB:
Jika diberi akhiran -ne, kata ganti 'yah' berubah jadi 'isne', kata ganti 'woh' akan berubah jadi 'usne', kata ganti 'ye' akan berubah jadi 'inhone' dan kata ganti 've' akan berubah jadi 'unhone'.
Yah + ne = isne
Woh + ne = usne
Ye + ne = inhone
Ve + ne = unhone

Komentar

Postingan populer dari blog ini

हिन्दी व्याकरण

Tulisan ini adalah sepenuhnya milik wikipedia हिन्दी व्याकरण 'हिंदी व्याकरण',  हिंदी  भाषा को शुद्ध रूप में लिखने और बोलने संबंधी नियमों का बोध करानेवाला शास्त्र है। यह हिंदी भाषा के अध्ययन का महत्त्वपूर्ण हि...

Imbuhan bag 1

--- Imbuhan (Bag. 1) --- ……………………………………………… Imbuhan adalah bunyi yang ditambahkan pada sebuah kata entah di awal, di akhir, di tengah atau gabungan antara tiga itu. Untuk membentuk kata baru yang artinya berhubungan dengan kata yang pertama. …… Kata berimbuhan adalah kata yang telah mengalami proses pengimbuhan (Afiksasi). Imbuhan adalah morfem terikat yang digunakan dalam bentuk dasat untuk membentuk kata. Hasil dari pengimbuhan itu disebut kata berimbuhan atau kata turunan. …… Dalam bahasa indonesia terdapat banyak sekali imbuhan dengan berbagai bentuk; namun imbuhan-imbuhan itulah yang menjadi identitas bahasa indonesia. Sama seperti dalam bahasa indonesia, dalam bahasa hindi pun terdapat imbuhan dengan berbagai fungsi. Lalu, imbuhan apa sajakah itu? cekidoooott!! … 1). Akhiran -i Akhiran punya banyak fungsi. * Nomina > Nomina feminin * Contoh: - Naukar (Pelayan) + i = Naukri (Pekerjaan / Jasa) …… * Akar kata kerja > Abstrak nomina feminin * Contoh: - Bol (B...

Cara belajar bahasa hindi

tulisan ini milik wiki how Hindi (मानक हिन्दी) adalah bahasa resmi India selain bahasa Inggris, dan digunakan sebagai bahasa persatuan di anak benua India dan orang-orang India di luar negeri. Hindi memiliki kesamaan akar dengan bahasa Indo-Arya lain seperti Sanskerta, Urdu, dan Punjabi, serta Indo-Iran dan Indo-Eropa yang meliputi Tajik, Pashto, Serbia-Kroasia, dan bahasa Inggris. Dengan mengetahui dasar-dasar Hindi, baik yang dilandasi ketertarikan karena keturunan, urusan bisnis, ataupun rasa ingin tahu, Anda dapat berkomunikasi dengan 1 miliar orang India dan keturunannya di dunia ini dan menyatu dengan bahasa dan budaya yang kaya. Bagian 1 dari 4:   Mempelajari Alfabet Hindi 1 Pelajari naskah dewanagari. Dewanagari adalah abjad   abugida India dan Nepal, dan merupakan abjad utama yang digunakan untuk menulis dalam bahasa Hindi, Marathi, dan Nepal. Abjad Hindi ditulis dari kiri ke kanan, tidak ada huruf besar dan kecil, dan ditandai dengan garis ...